Friday, September 24, 2021

TAFSIR AL FAJR :: SANGKAKALA PERTAMA DITIUP, TIBANYA HARI PEMBALASAN

AL-FAJR 89

Demi fajar, dan malam yang sepuluh, dan yang genap dan yang ganjil, dan malam bila berlalu. Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.

Zaman kegelapan yang akan berlalu, diantara waktu 1-10 Ramadhan terakhir. Sangkakala pertama, bersamanya Azab Azab. Maka datang lah sang pembawa cahaya iaitu Imam al Mahdi yang akan menerangkan bumi dengan cahaya kebenaran dan keadilan. Yang akan menghukum setiap penzalim dan pesalah. Hanya yang berakal (memahami) dapat menerima sumpah ini.

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Ad? (Yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, yang belum pernah diciptakan sepertinya (kaum Ad) pada penduduk negeri lain, dan kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah dan kaum Fir 'aim yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak), yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu, karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab, sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi. (1-14)

Tidakkah kamu memerhatikan nasib kaum Ad, Samud dan Firaun, yang berbuat sewenang-wenagnya, dan berbuat kerosakkan. Mereka telah ditimpa cemeti azab (bagi menamatkan kegelapan yang mereka lakukan dan sebagai balasan).

Demikianlah kamu juga (mereka yang jahat, zalim dan derhaka).

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya, lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya, lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku menghinakanku.”

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang batil), dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. (15-20)

Kamu bermegah megah dengan kelebihan yang Tuhan kurniakan kepadamu seperti kekuatan (kaum Ad), kepakaran dan kebijaksanaan (Kaum Samud), dan kekuasaan (Firaun) dan menganggap Tuhan telah memuliakan. Apabila datang hari pembalasan, engkau mengatakan Tuhan telah menghina diriku. Bukan begitu. Engkau telah diazab kerana dosa-dosa kamu sendiri yang menganiaya anak yatim, yang tidak pedulikan orang miskin, memakan harta pusaka secara haram dan mencintai dunia melebihi akhirat.

Jangan berbuat (demikian). Apabila bumi diguncangkan berturut-turut, dan datanglah Tuhanmu; sedangkan malaikat-malaikat berbaris-baris, dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; dan pada hari itu ingatlah manusia, tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.

Jangan lah engkau berbuat kesalahan seperti itu. Jika Tidak, bumi digoncangkan (GEMPA BUMI, AZAB) dan datang utusan Tuhan (Imam Al Mahdi) bersamanya tentera langit yang berbaris baris. Pada hari itu kamu akan dihukum berdasarkan amal perbuatan kamu. Pada hari itu kamu akan ingat apa perbuatan baik, salah silap kamu. Namun tidak berguna lagi

Dia mengatakan, "Alangkah baiknya kira-nya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.” Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.

Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku. (21-30)

Yang Derhaka, Kufur, Zalim dan Jahat akan menerima siksaan. Dan yang baik, beriman dan diredhai Tuhan akan dikatakan padanya “ Hai Jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku”



No comments:

Post a Comment

NO