AL- ALAQ (SEGUMPAL DARAH)
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (1-5)
Wahai manusia, asal kejadianmu dari segumpal darah. Apa yang diketahuimu, wahai mereka yang menyangka diri mereka bijak pandai, alim ulama, ilmu yang ada padamu adalah apa yang diajarkan Tuhanmu menerusi pena. Sesungguhnya Dia tuhan yang maha pemurah mengajarkan apa yang engkau tidak ketahui.
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali (mu). Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, seorang hamba ketika dia mengerjakan salat. Bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran, atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
Sesungguhnya manusia telah melampaui batas. Mereka yang asalnya hanyalah segumpal darah, kemudian diberikan akal, dan diajarkan tuhan ilmu-ilmu Nya, sewenangn wenangnya bangkit menentang Tuhan Nya. Celaka apakah yang menimpamu?
Bagaimana engkau menutup rumah rumah Allah, sedangkan Gedung Gedung lain seperti berpesta. Bagaimana engkau hai alim ulama, menggunakan ilmuku untuk menipu, menghalalkan apa yang tidak diajarkan padamu. Bagaimana engkau menhalang manusia untuk solat kepadaku.
Hai penguasa mengapa engkau menhalangi hamba hamba yang sedang solat kepada ku, malah engkau menyeksa mereka dengan beban yang tak mampu ditangung. Manusia benar -benar melampaui batas. Bagaimana jika hambaku yang engkau larang solat dirumah-rumahku itu berada diatas kebenaran, bagaimana jika mereka berpesan pesan untuk bertakwa kepada Allah.
Hai alim ulama, hai penguasa, hai orang yang diberi kuasa, engkau telah menganiaya, engkau benar benar melampaui batas.
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
Bagaimana setelah engkau membaca hal ini, lalu berpaling dari Tuhanmu. Bukankah aku Tuhan yang maha melihat, yang maha mendengar. Mengapa engkau begitu sombong kepadaku. Mengapa engkau kafir kepada firmanku.
Ketahuilah, sesungguhnya jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah (malaikat penyeksa)
Ketahuilah jika engkau tidak berhenti melakukan apa yang engkau lakukan, wahai manusia yang asalnya dari air mani yang hina, kemudian menjadi segumpal darah, nescaya jika kami tidak memeliharanya (bayi yang lemah), dia akan mati menjadi bangkai. Kini bangkit menentang Tuhannya. Kelak kami menghantar seksaan kepadanya, menarik ubun ubun nya ( seksa berupa setengah mati atau mati nauuzubillah)
Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan). (6-19)
Wahai hamba-hambaku yang telah dilarang untuk solat, yang datang ke rumah rumahku untuk bersujud, beribadah dan berdoa kepadaku. Janganlah engkau takut, Tuhan ada bersamamu, sujudlah dan dekatkanlah diri kepada Tuhanmu. Allah adalah penolong dan pelindung bagi orang beriman.

No comments:
Post a Comment