Friday, September 24, 2021

AL MUJADILAH :: TIPUDAYA KE ATAS UTUSAN

Mereka berpesan pesan dan berbisik bisik dibelakang utusanNya, malah merancang hal tertentu. Mereka menyangka Allah tidak mendengar, sedangkan Allah berada bersama sama mereka. Sesiapa yang merancang kezaliman, maka kezaliman itu menimpa diri mereka sendiri. Maka Allah sukarkan pendakian pada jalan nya. Allah juga menemplak bagaimana mereka telah datang kepadanya, tidak mengucapkan salam sebagaimana diajar islam. Apa yang dibuat oleh mereka hanya menyebab luka dihati manusia. Allah maha melihat, Allah lah pelindung dan penolong bagi mereka.

TAFSIR AL MUJADILAH 7-10

Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah itu mengetahui apa·apa yang ada di sekalian langit dan apa yang di bumi? Tiada pembicaraan rahasia di antara tiga orang. melainkan Dia-lah yang keempat, dan tidaklah berlima melainkan Dialah yang Keenam. Dan tidak pula kurang dari demikian dan tidak lebih banyak melain- kan Dia ada serta mereka di mana saja mereka ada. Kemudian itu akan Dia beritakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan itu di hari qiyamat kelak. Sesungguhnya Allah atas tiap-iiap sesuatu adalah Maha Tahu . (7)

Tidakkah engkau perhatikan orang·orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali kepada yang dilarang itu ? Dan mereka berbisik-bisik rahasia tentang dosa dan permusuhan dan mendurhakai Rasul . Dan jika mereka datang kepada engkau, mereka hormat engkau tidak dengan pemberian hormat yang diberikan Allah kepada engkau . Dan mereka katakan dalam hati mereka; Mengapa Allah tidak rnenyiksa kita dengan sebab apa yang telah kita katakan itu ? Cukuplah untuk mereka neraka jahanam. Dan itulah yang seburuk-buruk tempat Kembali (8)

Wahai orang-orang yang beriman ! Apabila kamu berbisik rahasia , janganlah berbisik rahasia dengan dosa dan permusuhan dan mendurhaka Rasul, tetapi berbisik rahasialah dengan kebaji kan dan taqwa ; Dan taqwalah kepada Allah , Yang kamu sekalian akan dikumpulkan. (9)

Sesungguhnya lain tidak bisik rahasia itu adalah dari syaithan, untuk mendukakan hati orang yang beriman. Tetapi tidaklah mereka itu akan memberi bahaya kepada mereka [ yang beriman ] sesuatu juapun kecuali dengan izin Allah. Dan kepada Allah-lah hendaknya bertawakkal orang-orang yang beriman.(10)




No comments:

Post a Comment

NO