Friday, September 24, 2021

TAFSIR AL RUM :: PERALIHAN, PUNCA AGAMA TERPECAH BELAH?

 FITRAH GILIRAN/ SILIH -GANTI – Perumpamaan, Setelah Rom Kalah dan Parsi Menang, setelah itu Rom Menang dan Parsi pula Kalah. Dari benda yang mati (contohnya bijian) , Allah keluarkan yang hidup (Pokok), dan dari yang hidup ( Pokok) Allah keluarkan yang mati (bijian). Manusia dilahirkan Lemah (Bayi), kemudian menjadi Kuat (orang muda), setelah itu Lemah kembali (Tua) ( Penjelasan Tafsir Al Rum 2, 19, 54)

Manusia dilahirkan ke dunia, setelah itu mati, dikembalikan ke dunia, menerima balasan dan Kiamat. Telah kami jelaskan. Tetapi manusia hanya mementingkan apa yang mereka lihat (Kehidupan Dunia), abaikan kehidupan Akhirat. Allah mencipta bumi dan langit dengan tujuan yang benar (dijadikan Jin dan manusia untuk beribadah kepada Nya). Mereka mengingkari pertemuan dengan Nya (Penjelasan Tafsir Al Rum 7-8)

Adakah kamu redha jika Allah menjadikan diantara hamba sahaya (orang yang lebih rendah/lemah) yang kamu miliki menjadi sekutu bagimu dalam memiliki rezeki sehingga menjadi setara denganmu? Contoh: Seorang guru agama memiliki murid, diantara muridnya  ada yang dimuliakan Allah dengan ilmu dan hikmah yang setara dengan gurunya. Apakah sang guru secara benar (dari hati) dapat menerima, murid itu setara dengannya. Kebanyakkan mereka berlaku zalim dan menyombongkan diri dan akhirnya memecah belahkan agama islam menjadi beberapa bahagian.

Hadapkanlah wajahmu lurus kepada Islam mengikut FITRAH Allah (hokum GILIRAN/SILIH GANTI). Bertaubat, Bertakwa, Laksanakan Solat dan janganlah engkau menyekutukan Allah (Penjelasan Tafsir Al-Rum 28-32)

Manusia apabila ditimpa bahaya, mereka bersegera berdoa dan bertaubat kepada Allah. Apabila Allah memberi rahmat ( mengangkat beban yang memberatkannya) , dia kembali menyekutukan Allah (kembali kufur), seolah olah dia tidak pernah berdoa sebelum ini. (Penjelasan Tafsir Al-Rum 33)

Allah melapangkan rezeki kepada sesiapa yang Allah kehendaki. Oleh itu orang yang dimurahkan rezeki itu, hendaklah memperuntukkan sebahagian rezeki melalui (SEDEKAH, ZAKAT, HADIAH) kepada orang-orang yang dibataskan rezeki 1) ahli keluarga terdekat yang susah 2) Orang-orang miskin, 3) Orang orang yang sedang musafir. Allah redha kepada orang ini (Penjelasan tafsir Al Rum 37)

Apabila berlaku kerosakkan didarat dan dilaut, maka Allah rasakan azab akibat perbuatan mereka, agar kembali bertaubat kepada Allah ( kembali kepada Fitrah, hadapkan wajah dan berjalan pada agama yang lurus islam). Ini adalah peringatan sebelum datang hari yang tidak dapat ditolak (Hari Pembalasan, Kematian) (Penjelasan tafsir Al Rum 41-43)

Diantara TANDA KEBESARAN Allah, Lihatlah Angin, ia adalah berita gembira yang menkhabarkan akan datangnya 1) Hujan 2) menyejukkan 3) kapal berlayar 4) tumbuhkan tumbuhan agar kamu bersyukur. (Penjelasan Tafsir Al-Rum 46)

Jika angin datang, hujan tidak turun, tumbuhan mereka menjadi kering, nescaya mereka ingkar (berkeluh kesah) . Orang-orang yang tidak bertawakkal kepada Allah ( pasrah dan menyerahkan urusannya kepada Allah) (Penjelasan tafsir Al Rum 51)

Maka pada hari itu ( As-Saah), orang-orang berdosa itu bersumpah  “kami Cuma menikmati hidup sesaat saja, tiba-tiba datang As-Saah”. Orang beriman berkata “Tidak, kamu telah hidup mengikut waktu ditetapkan Allah, apabila diingatkan akan balasan terhadap perbuatan dosa, kamu tidak menyakininya, mendustakannya”. Maka pada hari itu (As-Saah) tidak berguna lagi taubat dan keampunan bagi manusia yang zalim (Penjelasan Tafsir Al Rum 55-60)

Jika manusia menggunakan Mata, melihat kebesaran Allah disebalik alam ini. Menggunakan telinga untuk mendengar peringatan para Rasul (utusan Allah), mereka bersegera untuk bertaubat, dan bertakwa kepada Allah. Tidak menyekutukan Nya dan mengerjakan solat, berada diatas agama yang lurus (Islam). Inilah orang orang beriman yang memperoleh kemenangan. Dapat disimpulakan, jadilah manusia yang BERIMAN, BERTAKWA, BERSYUKUR, AMANAH, MEMBERI, MERENDAH DIRI DAN REDHA. Tahu hidup ini adanya FITRAH silih ganti, hari ini susah, esok senang, hari ini gagal, esok Berjaya, oleh itu bersabar dan bertakwa lah kepada Allah.

# Hari As-Saah : yakni hari akhirnya setiap orang, iaitu hari kematiannya. Kematian seseorang atau beberapa orang atau sejumlah besar orang atau punahnya semua manusia dari muka bumi ini pada waktunya itu disebut Sa’ah.



No comments:

Post a Comment

NO